You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Pekon Tegalsari
Tegalsari

Kec. Gading Rejo, Kab. Pringsewu, Provinsi Lampung

Sosialisasi Pencegahan Penyakit Bulai pada Tanaman Jagung dan Pemanfaatan Pupuk Organik

admin 09 Februari 2026 Dibaca 208 Kali
Sosialisasi Pencegahan Penyakit Bulai pada Tanaman Jagung dan Pemanfaatan Pupuk Organik

Pekon Tegalsari - Mahasiswa Kelompok PKN-60 Politeknik Negeri Lampung melaksanakan kegiatan sosialisasi pencegahan penyakit bulai pada tanaman jagung serta pemanfaatan pupuk organik di Pekon Tegalsari. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam menjaga kesehatan tanaman jagung serta mendorong praktik pertanian yang ramah lingkungan.


Kegiatan sosialisasi dilaksanakan di Pekon Tegalsari dan diikuti oleh para petani, perangkat pekon, serta masyarakat setempat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa berupaya memberikan edukasi dan solusi praktis terhadap permasalahan pertanian yang sering dihadapi oleh petani jagung.


Mahasiswa Kelompok PKN-60 menyampaikan materi mengenai penyakit bulai yang menjadi salah satu penyakit utama pada tanaman jagung. Penyakit ini dapat menyebabkan pertumbuhan tanaman terhambat dan menurunkan hasil panen secara signifikan apabila tidak ditangani dengan tepat.
Mahasiswa menjelaskan ciri-ciri tanaman jagung yang terserang penyakit bulai, seperti perubahan warna daun menjadi kekuningan serta pertumbuhan tanaman yang tidak normal. Selain itu, disampaikan pula langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan, antara lain penggunaan benih unggul dan tahan penyakit, perlakuan benih sebelum tanam, pengaturan jarak tanam yang sesuai, serta menjaga kebersihan lahan dari gulma dan sisa tanaman sakit.


Mahasiswa memberikan pemaparan mengenai pemanfaatan pupuk organik sebagai upaya untuk meningkatkan kesuburan tanah dan mendukung pertanian berkelanjutan. Pupuk organik dinilai mampu memperbaiki struktur tanah, meningkatkan aktivitas mikroorganisme, serta mengurangi dampak negatif penggunaan pupuk kimia secara berlebihan.


Mahasiswa Kelompok PKN-60 juga menjelaskan bahan-bahan yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik, seperti limbah pertanian, kotoran ternak, dan sisa bahan organik rumah tangga. Masyarakat diajak untuk memanfaatkan sumber daya yang ada di lingkungan sekitar sebagai alternatif pupuk yang lebih ekonomis dan ramah lingkungan.

WhatsApp Image 2026-02-09 at 13-49-11 
Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan lancar dan mendapat sambutan positif dari masyarakat Pekon Tegalsari. Para peserta terlihat antusias mengikuti kegiatan serta aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan seputar permasalahan pertanian yang mereka hadapi.


Melalui kegiatan ini, mahasiswa Kelompok PKN-60 Politeknik Negeri Lampung berharap pengetahuan yang telah disampaikan dapat diterapkan oleh petani dalam kegiatan pertanian sehari-hari, sehingga mampu mencegah penyakit bulai pada tanaman jagung serta meningkatkan hasil panen secara optimal dan berkelanjutan.

APBP 2026 Pelaksanaan

APBP 2026 Pendapatan

APBP 2026 Pembelanjaan